Archive for Desember 2013

Selasa, 10 Desember 2013

Setiap klub bola di dunia, seperti halnya suatu
negara, juga memiliki himne atau lagu
Tag :
Lagu Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman adalah lagu kebangsaan negara Republik Indonesia. Lagu yang pertama kali diperkenalkan untuk umum dalam Kongres Pemuda tahun 1928 ini mempunyai daya gugah yang luar biasa dalam membangkitkan rasa cinta tanah air. Siapa saja rakyat Indonesia akan bangkit
Tag :
Manajer Manchester United, David Moyes, menilai timnya tampil buruk pada babak pertama, tetapi mampu memperbaikinya pada babak kedua pertandingan keenam Grup A Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk, di Old Trafford, Selasa


Pertandingan matchday keenam Grup B antara Galatasaray dan Juventus akan dilanjutkan kembali pada Rabu atau Kamis (12/12/2013) dini hari WIB. Demikian konfirmasi dari Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA).

"Pertandingan Galatasaray vs Juventus akan dilanjutkan pukul 14.00 CET pada Rabu (11/12/2013)," demikian pernyataan resmi UEFA.

Laga Galatasaray dan Juventus itu terpaksa dihentikan wasit akibat cuaca buruk di Istanbul. Pertandingan tersebut ditunda pada menit ke-31 dalam kedudukan 0-0.

Juventus hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke 16 besar. Sementara itu, Galatasaray mau tidak mau harus meraih poin penuh jika ingin menemani Real Madrid yang sudah lebih dulu lolos.
Posted by Unknown
Bomber Indonesia XI, Jajang Mulyana, cedera dislokasi bahu saat berduel dengan salah satu pemain Valencia, Ever Banega, Senin (9/11/2013). Cedera tersebut membuat Jajang harus absen memperkuat Indonesia XI di tiga laga terakhir
Aristoteles dilahirkan di kota Stagira, Macedonia, 384 SM. Ayahnya seorang ahli fisika kenamaan. Pada umur tujuh belas tahun Aristoteles pergi ke Athena belajar di Akademi Plato.




Kesibukan dan tekanan pekerjaan kerap menimbulkan banyak masalah. Gangguan kesehatan mulai dari stres hingga ancaman kekurangan nutrisi dapat menurunkan produktivitas di tempat kerja. Kondisi kesehatan pun rentan mengalami penurunan dan membuat tubuh rentan terhadap penyakit.
"Tak pernah sekali pun saya berusaha untuk dikenang dunia, hidupku ini kubaktikan pada peristiwa-peristiwa di sekitar, bagi generasi dan jamanku, semata-mata agar diriku terjalin dengan sesuatu yang penting bagi sesamaku".
Itulah kata-kata Abraham Lincoln saat ia berusia 32 tahun. Kekecewaan yang datang beruntun membawanya ke suatu titik dimana ia ingin mengakhiri hidupnya. Lincoln menulis kata-kata di atas saat ia memutuskan untuk memulai lembaran baru dalam hidupnya. Di kemudian hari, ia menjadi salah satu Presiden Amerika yang paling dikenal dan dicintai masyarakat. Namanya terkenal ke seluruh dunia sebagai seorang yang mengakhiri Perbudakan di Amerika.

Lincoln lahir di Kentucky, AS, di mana ayahnya bekerja sebagai tukang kayu. Ia telah kehilangan ibunya sejak usia dini, kemudian ayahnya menikah lagi. Namun Lincoln dan saudara perempuannya sangat mencintai ibu tirinya itu.

Lincoln cilik tumbuh menjadi pemuda jangkung dan tegap. Pakaiannya selalu tak pernah tampak pas. Lengan bajunya selalu terasa pendek dan celananya selalu menggantung diatas mata kaki. Bila diamati, sepertinya ia tak pantas menjadi orang besar di kemudian hari, yang ternyata terwujud.

Pertama kali Lincoln menyaksikan Perbudakan, adalah ketika ia menyewa kapal angkut untuk membawa muatan menuju New Orleans di tahun 1828. Kemudian, ketika ia mengunjungi kota itu untuk ke dua kalinya, ia berjanji kepada dirinya sendiri bahwa ia harus menghapus praktik perbudakan ini.

Lincoln tidak mengikuti pendidikan seperti pada umumnya, namun ia giat belajar membaca dan menulis sampai berhasil menjadi seorang pengacara. Meskipun kadang-kadang dia dianggap sebagai seorang ‘homo’ oleh para tetangga karena tingkah dan cara berpakaiannya, namun ia cukup supel kepada warga sekitar. Ini semata-mata karena ia memiliki rasa humor yang menonjol dan selalu membuat orang lain gembira. Cinta pertamanya jatuh pada seorang wanita bernama Anne Rutledge, anak tetangga pemilik losmen di mana ia tinggal. Ayah Anne-lah yang menyarankan agar Lincoln terjun ke dunia politik.

Di awal karir, Lincoln terpilih menjadi anggota DPRD untuk wilayah Illinois pada tahun 1834. Kemudian terpilih kembali pada tahun 1838 dan tahun 1840. Ketika itu, ia bertemu seorang bernama Stephen Douglas, yang kemudian menjadi saingan baik dalam soal cinta maupun urusan politik. Mary Todd, perempuan yang mereka perebutkan, berasal dari Kentucky, lebih memilih Lincoln sebagai suami, namun pernikahn mereka tidak bahagia. Pada tahun 1842, setelah setahun pernikahan mereka, Lincoln membuka biro hukum dengan seorang teman bernama William H. Herndon. Persahabatan kedua orang ini ternyata terus bertahan hingga akhir hayat Lincoln. Di kemudian hari, Herndon-lah yang menulis biografi Abraham Lincoln.

Pada tahun 1846, Lincoln terpilih menjadi anggota Kongres. Namun keanggotaannya tidak diperpanjang karena ia mengusulkan undang-undang untuk meng-akhiri perbudakan di distrik Columbia. Karena kecewa, ia kembali mengaktifkan biro hukumnya. Ia menghentikan kegiatan politiknya untuk beberapa waktu, namun kemudian ia lebih dikenal oleh masyarakat sebagai pengacara yang jujur.

Nyatanya, Lincoln tak bisa berhenti terlalu lama dari dunia politik. Pada tahun 1854, isu perbudakan membuatnya terjun kembali ke dunia politik. Taampaknya ia harus bersaing dengan Stephen Douglas, yang mencoba menundukkan wilayah Selatan Amerika yang mendukung perbudakan, sementara wilayah Utara menentangnya. Lincoln tak menyangka bahwa setengah dari negeri ini mempertahankan praktek perbudakan ketika separuh saudara sebangsanya menentang. Ia berfikir, tak mungkin bangsanya terdiri dari separuh budak separuh bukan. Bagaimanapun, ternyata Lincoln terpukul pada putaran pertama melawan Douglas, dalam memperebutkan kursi Senat AS.

Meski kali ini ia kalah, pada bulan Mei 1860, Lincoln terpilih sebagai calon presiden dari Partai Republik. Sementara itu, Partai Demokrat menyerangnya habis-habisan, dan mereka menyebutnya sebagai 'pengacara kacangan', 'tak becus berbahasa Inggris' dan sebagainya. Namun akhirnya, ia ternyata terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat. Empat hari setelah ia menjadi Presiden, negara bagian Selatan itu keluar dari Federasi Amerika Serikat. Negara-negara Selatan itu kemudian membentuk sebuah Konfederasi sendiri. Lincoln merasa sedih karenanya, dan berusaha mengupayakan diakhirinya pemisahan tersebut. Tetapi, konflik antara Utara dan Selatan itu malah semakin memuncak dan menjadi Perang Sipil. Lincoln terus berusaha menghentikan konflik tersebut sekuat tenaga meskipun tak berhasil.

Untuk memahami latar belakang politik terjadinya Perang Sipil Amerika, perlu dijelaskan bagaimana asal mula Amerika terbentuk. Pada abad ke 17, para pendatang
 
 dari Inggris, Perancis, Spanyol, Belanda dan Jerman dating ke Amerika Utara, yang mereka anggap sebagai negeri tak berpenghuni yang baru mereka temukan. Mereka datang demi mencari kemakmuran, mendapatkan kebebasan beragama, serta untuk memperluas kekuasaan negeri asal mereka dan membangun imperium baru. Kerajaan Inggris kemudian menerapkan Undang-Undangnya di situ, sehingga negeri yang baru itu mereka sebut sebagai New England. Seusai perang kemerdekaan Amerika, wilayah-wilayah bebas itu kemudian membentuk federasi yang kemudian mereka sebut Amerika Serikat. Masing-masing Federasi baru ini sepakat untuk tetap mengurusi pemerintahannya sendiri-sendiri, meskipun mereka juga harus mengurusi kepentingan bersama. Karena, hal-hal seperti Pertahanan tetap menjadi urusan bersama.

Bagian selatan Amerika yang bergabung dalam federasi, mengembangkan pertaniannya yang bergantung pada tenaga perbudakan. Bagian utara lebih banyak bergantung pada perdagangan dan industri, meskipun tetap menganggap penting pertanian. Karena itu tak ada perbudakan di utara. Sementara, soal perbudakan menjadi isu panas bagi wilayah yang baru bergabung ke dalam Perserikatan, sedangkan rakyat di negara-negara bagian ini belum betul-betul siap dengan soal perbudakan itu. Sementara undang-undang Amerika menyatakan semua manusia sama-sama berhak atas 'kehidupan dan kebebasan untuk memperoleh kebahagiaan', namun juga melindungi hak milik pribadi. Budak adalah milik pribadi. Pendapat bahwa budak merupakan milik pribadi sangat bertentangan dengan pendapat lain bahwa para budak adalah menusia yang juga memiliki hak atas kemerdekaannya. Inilah yang menjadi dasar persoalan bagi orang-orang di seluruh wilayah AS itu.

Sebenarnya banyak segi yang bisa dilihat dari isu ini. Pertama, apakah memperbudak manusia juga adalah sebuah hak? Saat ini, perbudakan sudah tidak dibenarkan di banyak negeri lain di seluruh dunia. Semua orang setuju bahwa jelas tidak dibenarkan mengekang kebebasan orang lain. Namun orang-orang Selatan telah mengeluarkan banyak uang untuk membeli budak-budak. Kehidupan social, ekonomi, dan politik mereka berjalan di atas dasar kepemilikan budak-budak. Jadi, sesungguhnya tak sulit memahami betapa pentingnya praktik perbudakan bagi mereka.

Ada pula sisi politisnya dalam problem kepemilikan budak bagi negeri-negeri Selatan. Bagaimana menjalankan sebuah 'Union States' bila beberapa wilayah terdiri dari 'orang-bebas' sementara lainnya adalah 'budak'? Meski, memang ini yang diinginkan pesaing Lincoln, Douglas. Jelas negeri-negeri Selatan khawatir bila semakin banyak wilayah Federasi yang 'jadi-bebas', maka perbudakan akan jadi benar-benar dihapuskan. Mereka pikir bila ini terjadi, mereka akan bangkrut, baik secara sosial maupun politik. Jalan satu-satunya mungkin harus membentuk dua federal yang terpisah. Tetapi ini pun ternyata tak mungkin.

Segera setelah Lincoln terpilih sebagai Presiden, wilayah Selatan mundur dari federasi. Pada 12 April 1861, wilayah Selatan menyerang wilayah Utara di kota Fort Sunter. Perang Sipil atau 'Perang antara negara-negara bagian federasi' telah dimulai.

Ada perbedaan-perbedaan yang besar antara Utara dan Selatan. Di wilayah Utara lebih banyak populasi kulit putihnya. Mereka lebih maju dalam bidang produksi barang sementara Selatan lebih baik dalam pertanian. Dalam banyak hal, Utara melebihi Selatan, meski militer wilayah Selatan amat terampil, nyatanya perang lebih banyak terjadi di Selatan. Meski mereka lebih baik dalam hal bertempur. Peperangan tidak mudah mereka menangkan. Seperti kita ketahui, setelah beberapa penyerangan, wilayah Utara memenangkan peperangan. Ketika perang berlangsung, Lincoln, tetap mendesak diadakannya pemilihan lagi di akhir masa ia menjabat sebagai Presiden, dan ternyata ia terpilih kembali untuk periode berikutnya.

Pada bulan November 1863, dalam pertempuran Gettysburg, Lincoln menyampaikan pidato, yang dikenang sepanjang sejarah. Ia mengatakan “…lahir sebuah bangsa baru, yang didirikan berdasarkan kebebasan yang menjunjung tinggi pengakuan bahwa semua manusia diciptakan sederajat.” Kata-kata Lincoln di Gettysburg ini memberi dua prinsip kebebasan dan kesamaan – yang menjadi dasar didirikannya negara Amerika.

Lincoln meninggal dengan cara yang tak disangka-sangka. Saat sedang menyaksikan teater bersama istrinya, ia ditembak oleh seorang bernama John Wilkes Booth. Kematian menjemputnya tatkala perdamaian telah sampai bagi Amerika. Mungkin itu merupakan puncak peristiwa yang harus terjadi sebagai tumbal berakhirnya perbudakan di Amerika. Setelah kematiannya, Lincoln dikenal sebagai orang besar, dan cita-cita yang telah ditegakkannya terus dipertahankan oleh seluruh warga Amerika.

Biografi Abraham Lincoln

Posted by Unknown
Tak ada yang sempurna. Pepatah ini juga berlaku untuk smartphone, bahkan model-model mahal yang masuk dalam jajaran ponsel pintar terpopuler saat ini sekalipun, yaitu Samsung Galaxy S4, Apple iPhone 5,
Tag :

Perlahan tetapi pasti, informasi perihal ponsel misterius Nokia "Normandy" mulai bermunculan. Salah satu informasi terbaru, yang akan membuat dunia teknologi heboh, adalah kemungkinan penggunaan sistem operasi buatan Google, Android , di perangkat itu.
Tag :

Selain garis wajah dan aroma tubuh pria, ternyata daya tarik lain pria terdapat pada suaranya. Menurut perempuan, pria yang memiliki suara berat dan dalam umumnya memiliki paras yang tampan dan seksi.

Pria dengan suara berat dan dalam dinilai lebih mampu melindungi dan bertanggung jawab. Mungkin
http://assets.kompas.com/data/photo/2013/12/11/0507468000-DV1591607-2-2780x390.jpgReal Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Kopenhagen pada pertandingan keenam Grup B Liga Champions di Parken, Kopenhagen, Selasa (10/12/2013). Dengan hasil tersebut, Madrid mengakhiri fase grup sebagai juara Grup B dengan nilai 16, atau unggul sepuluh angka dari runner-up sementara, Juventus, yang baru memainkan lima
Senin, 09 Desember 2013
Barnsley vs Hartlepool United atau Coventry City
Yeovil Town vs Leyton Orient
Liverpool vs Oldham Athletic atau Mansfield Town
Nottingham Forest vs West Ham United
Bristol City vs Watford
Southend United vs Millwall
Middlesbrough vs Hull City
West Bromwich Albion vs Crystal Palace
Kidderminster Harriers vs Peterborough United
Doncaster Rovers vs Stevenage
Stoke City vs Leicester City
Southampton vs Burnley
Newcastle United vs Cardiff City
Rochdale vs Leeds United
Wigan Athletic vs Milton Keynes Dons
Charlton Athletic vs Wrexham atau Oxford United
Manchester United vs Swansea City
Port Vale vs Plymouth Argyle
Norwich City vs Fulham
Aston Villa vs Sheffield United
Macclesfield Town vs Sheffield Wednesday
Sunderland vs Carlisle United
Bolton Wanderers vs Blackpool
Blackburn Rovers vs Manchester City
Everton vs Queens Park Rangers
Brighton & Hove Albion vs Reading
Arsenal vs Tottenham Hotspur
Birmingham City vs Bristol Rovers or Crawley Town
Grimsby Town vs Huddersfield Town
Ipswich Town vs Preston North End
Derby County vs Chelsea
AFC Bournemouth vs Fleetwood atau Burton Albion



Penemu Google, Larry Page, Sergey BrinDi dunia internet siapa yang tidak kenal Google, perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini berfokus pada produk-produk di Internet dan dikenal orang sebagai seacrh engine atau mesin pencari di internet yang paling banyak digunakan di dunia. Penemu Google adalah Larry Page dan Sergey Brin. Sejarah penemuan Google berawal dari pertemuan dua orang tersebut, Larry Page yang merupakan seorang alumni dari Universitas Michigan dan juga Mahasiswa Ph.D di Universitas Stanford yang saat itu tengah menikmati kunjungan akhir pekannya yang kemudian bertemu dengan Sergey Brin yang kebetulan mengantar Larry Page keliling. Dalam pertemuannya kedua orang ini, Larry Page dan Sergey Brin sering terlibat dalam diskusi panjang dikarenakan mereka memiliki pandangan atau pendapat yang berbeda sehingga sering berdebat.

Namun, dari perbedaan itulah kemudian pemikiran keduanya justru menghasilkan suatu solusi atau pendekatan yang unik dalam menyelesaikan sebuah masalah yang menjadi tantangan terbesar dalam dunia internet.yakni, masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data masif. Kemudian Pada bulan Januari 1996, Larry page dan Sergey Brin mulai melakukan kolaborasi dalam mewujudkan impian mereka dengan pembuatan search engine yang diberi nama BackRub. Kemudian Setahun setelahnya kemudian pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan mengangkat reputasi dari mesin pencari buatan mereka BackRub. Kabar mengenai teknik baru mesin pencari ini langsung menyebar ke penjuru kampus. Larry Page dan Sergey Brin terus menerus menyempurnakan teknologi Google sepanjang awal 1998. Keduanya kemudian juga mulai mencari investor untuk mendanai dan  mengembangkan kecanggihan teknologi yang kemudian di kenal sebagai Google.

Larry Page dan Sergey Brin kemudian mendapatkan kucuran dana dari teman kampus mereka, Andy Bechtolsheim, yang merupakan pendiri dari Sun Microsystems. ''Kami bertemu dengan Andy pada pagi buta, di serambi asrama mahasiswa fakultas Stanford, di Palo Alto,'' ujar Sergey. ''Kami memberikan demo secara singkat karena Andy tak memiliki waktu yang cukup lama. Lalu, dia hanya berkata, 'Mengapa tidak aku tulis cek untuk kalian?'' Sebuah cek senilai 100 ribu dolar AS diberikan oleh Andy Bechtolsheim. Sayangnya, cek itu tertulis atas nama perusahaan Google. Padahal saat itu perusahaan bernama Google belum didirikan oleh Sergey dan Larry.

Investasi dari Andy menjadi sebuah dilema. Larry dan Sergey tak mungkin menyairkan cek selama belum ada lembaga legal yang bernama perusahaan Google. Karena itu, dua pendiri Google ini kembali bekerja keras dalam mencari investasi. Mereka mencari pendana dari kalangan keluarga, teman, dan sejawat hingga akhirnya terkumpul dana sekitar 1juta dolar. Dan akhirnya, perusahaan Google pun dapat didirikan pada 7 Septembar 1998 dan dibuka secara resmi di Menlo Park, California.

Hingga saat ini Google menjadi perusahaan internet raksasa di dunia. Produknya semakin banyak. Mulai dari Search engine, Periklanan, Android (gadget) dan masih banyak produk lain. Larry Page dan Sergey Brin memegang 16 persen saham perusahaan. Larry Page dan Sergey Brin sebagai penemu Google menjadi Milyarder atas penemuan mereka. Pada laporan orang terkaya Amerika Serikat tahun 2007, Forbes melaporkan bahwa Sergey Brin dan Larry Page menempati urutan #5 dengan kekayaan $18,5 miliar masing-masing.
Tag :
Biografi Nelson mandela. Tokoh perdamaian Nelson Rolihlahla Mandela dilahirkan di Mvezo, 18 Juli 1918 dan meninggal pada tanggal 05 Desember 2013, Nelson Mandela dikenal di seluruh dunia sebagai pejuang kemerdekaan melalui kegiatan anti apartheidnya dan kemudian menjadi Presiden Afrika Selatan. Masa kecilnya dihabiskan di Thembu kemudian memulai karir di bidang hukum. Beliau juga memiliki nama kehormatan dari klannya yaitu Madiba. Dilahirkan di Mvezo, Transkei pada 18 Juli 1918, Rolihlahla Mendela kemudian pindah ke Qunu sampai berumur 9 tahun. Ia merupakan yang pertama dari keluarganya yang mengikuti sekolah. Ia juga mendapat nama Nelson dari gurunya yang seorang Metodis. Pada umur 16 tahun, ia masuk Clarkebury Boarding Institute mempelajari kebudayaan barat.

Pada 1934, ia memulai program B.A. di Fort Hare University, dimana ia bertemu Oliver Tambo yang menjadi teman dan koleganya yang setia. Setelah menentang kebijakan universitas dan diminta keluar. Ia pindah ke Johannesburg dan melanjutkan kuliahnya di University of South Africa setelah mengambil hukum di University of the Witswatersrand.

Pernikahan pertama Mandela dengan Evelyn Ntoko Mase berakhir dengan perceraian pada 1957 setelah 13 tahun. Pernikahannya dengan Winnie Madikizela yang berjalan 38 tahun berakhir dengan perceraian 1996. Pada ulang tahunnya ke-80, Mandela menikahi Graça Machel, janda dari mantan Presiden Mozambik Samora Machel, yang juga seorang kawan ANC.

Rolihlahla Mendela kemudian pindah ke Qunu sampai berumur 9 tahun. Ia merupakan yang pertama dari keluarganya yang mengikuti sekolah. Ia juga mendapat nama Nelson dari gurunya yang seorang Metodis. Pada umur 16 tahun, ia masuk
Clarkebury Boarding Institute mempelajari kebudayaan barat.

Pada 1934, ia memulai program B.A. di Fort Hare University, dimana ia bertemu Oliver Tambo yang menjadi teman dan koleganya yang setia. Setelah menentang kebijakan universitas dan diminta keluar. Ia pindah ke Johannesburg dan melanjutkan kuliahnya di University of South Africa setelah mengambil hukum di University of the Witswatersrand.

Sebagai Aktivis Nelson Mandela mengikuti African National Congress (ANC) dari tahun 1942.Karena kegiatannya yang antiapartheid, ia menjalani berbagai masa hukuman. Pada 5 Agustus 1962, Mandela ditangkap dan dipenjarakan di Johannesburg Fort kemudian pada 25 Oktober 1962, ia dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dan pada 12 Juni 1964, ia dan sekelompok aktivis lainnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Setelah menolak pembebasan bersyarat dengan menghentikan perjuangan bersenjata pada Februari 1985, Mandela tinggal di penjara sampai dibebaskan pada 11 Februari 1990 atas perintah Presiden Frederik Willem de Klerk setelah ditekan oleh seluruh dunia. Mandela dan de Klerk mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian pada 1993

Nelson Mandela menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan dalam masa sekitar 5 tahun (Mei 1994 - Juni 1999) setelah memenangkan Pemilu dan menjadi presiden kulit hitam pertama dengan de Klerk sebagai Deputi presiden. Masalah AIDS menjadi sumber kekecewaan orang-orang dan penyesalan Mandela karena dalam masa pemerintahannya, ia kurang memperhatikan masalah ini. Anaknya, Makgatho Mandela, meninggal karena AIDS pada 6 Januari 2005.

Nelson Mandela, pemimpin anti-apartheid dan presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan, meninggal dunia hari Kamis tanggal 05 Desember 2013. Ia tutup usia 95 tahun. Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma mengumumkan kematian Mandela. Mandela yang hampir tiga dasawarsa di penjara dalam perjuangan untuk mengakhiri pemerintahan minoritas kulit putih dan diskriminasi terhadap warga kulit hitam di Afrika Selatan

Biografi Nelson mandela

Posted by Unknown
Google memutuskan untuk memblokir kata-kata dalam Bahasa Inggris yang tidak pantas/sopan di sistem operasi terbarunya, KitKat. Langkah Google ini mengikuti jejak Apple yang sebelumnya juga memblokir kosa kata yang tidak sopan dalam perangkat iPhone.

Saat itu Steve Jobs khawatir smartphone buatan Apple akan disalahgunakan penggunanya untuk mengakses konten-konten pornografi.
Saat ini Google telah merinci daftar kata apa saja yang akan diblokir. Daftar kata tersebut nantinya bakal tidak dikenali oleh smartphone. Sistem operasi kemudian akan menyarankan kosa kata lain.
Jumlah kosa kata yang "terlarang" yang dihimpun tim Google saat ini mencapai 165 ribu kata dalam bahasa Inggris.

Muncul banyak perdebatan akan kosa kata yang dilarang oleh Android ini, beberapa orang menganggap ada kata yang seharusnya tidak masuk dalam daftar namun malah dilarang, seperti "lactation".
Contoh lain adalah kata "bong" yang diperbolehkan, namun "morphin" tidak, "Nazi" boleh, namun "Klansmen" dan "supremacist" tidak. "Apple" dan "Microsoft" boleh, namun "AMD" atau "Garmin" tidak boleh. "Geek" juga masuk dalam daftar terlarang di KitKat.
Google belum menjelaskan bagaimana metode yang dipakai untuk mengumpulkan daftar kata terlarang tersebut.

Kritikus teknologi Chris Matyszczyk di situs CNET (3/12/2013) menganjurkan agar Google dan Apple jangan terlalu berprasangka negatif atau terlalu sering mengoreksi kata secara otomatis. Menurutnya, smartphone itu seharusnya menjadi benda milik pribadi, dan pengguna memiliki kebebasan dalam berekspresi dengan smartphonenya.
Tag :





 SEJAK medali emas pada SEA Games 1991 di Manila, raihan terbaik timnas Indonesia adalah medali perak pada 1999 di Brunei dan 2011 di Jakarta. Kini, pada ajang SEA Games 2013 di Myanmar, ratusan juta masyarakat pun akan kembali menyaksikan apakah Garuda Muda bisa kembali berpesta atau meneruskan duka sepak bola.

Rekaman perjalanan timnas Indonesia di SEA Games

1991, Manila, Filipina
Kegagalan di Singapura membuat Indonesia berbenah untuk menghadapi SEA Games kali ini. PSSI pun mendatangkan pelatih asal Rusia, Anatoly F Polosin, yang dikenal sangat tegas dalam menerapkan kedisplinan di timnas. Sikap pun tersebut membuahkan hasil karena Indonesia mampu kembali meraih gelar juara tahun ini.

Indonesia bernaung di Grup B bersama Malaysia, Filipina, Malaysia, dan Vietnam. Sepanjang babak penyisihan, Indonesia tampil perkasa karena tidak terkalahkan dari tiga laga saat melawan Malaysia (2-0), Vietnam (1-0) dan Filipina (2-1).

Ujian berat bermula di babak semifinal karena Indonesia kembali menghadapi Singapura yang mengempaskan skuad Garuda pada 1989. Namun, skuad Garuda berhasil melaju ke final karena menang adu penalti 4-2 setelah bermain imbang tanpa gol hingga babak tambahan.
Di partai pamungkas, Widodo C Putro dan kawan-kawan akhirnya sukses mempersembahkan emas kedua dari cabang sepak bola bagi Indonesia di SEA Games. Kesuksesan tersebut tercipta setelah mereka mampu menang 4-3 lewat babak adu penalti atas "musuh besarnya", Thailand.
"Nah, kini pemain telah berjuang untuk menang. Ini berarti mereka itu sudah mengetahui betul tanggung jawab yang dibebankan. Karena juara itu susah dicari, tapi pemain bagus bisa diciptakan," kata Polosin seusai pertandingan melawan Thailand. (Kompas, Kamis 5 Desember 1991).
1993, Singapura
Sejak emas di Manila, kondisi sepak bola Indonesia mulai bergejolak, khususnya di level kompetisi dan organisasi PSSI. Prestasi timnas di sejumlah laga uji coba pun kurang baik karena secara keseluruhan, sepanjang 1993, Indonesia kebobolan 19 gol dan hanya mampu memasukkan enam gol saja. (Kompas, Kamis, 13 Mei 1993).

Indonesia bergabung di Grup B bersama Singapura, Vietnam, dan Filipina. Meski mampu lolos dari penyisihan grup, Indonesia untuk sekian kalinya harus mengakui keunggulan Thailand di semifinal. Gol kemenangan Thailand ditentukan Vitoon Kijmongkolsak dua menit memasuki paruh kedua.

"Saya kecewa, anak-anak sudah bermain dengan bagus. Tetapi, jangan salahkan Toplak (pelatih Indonesia). Salahkanlah Ketua PSSI," ujar Ketua PSSI Azwar Anas setelah pertandingan semifinal kontra Thailand.

1995, Chiang Mai, Thailand
PSSI kembali ditargetkan meraih emas yang hilang sejak 1991. Bahkan, Ketua Umum KONI Pusat saat itu, Wismoyo Arismunandar, sempat berencana akan mengenakan budaya malu kepada segenap jajaran dan pengurus PSSI jika target emas yang dicanangkan gagal diraih.
Namun, apa daya, Indonesia kembali menelan kegagalan di ajang kali ini. Proyek Primavera yang ketika itu dieluk-elukan sebagai cara untuk membina pemain muda pun dinilai gagal karena Indonesia secara memalukan untuk kedua kalinya tidak lolos dari putaran grup A yang juga diisi Thailand, Kamboja, Malaysia, dan Vietnam.
"Saya mengakui tim sepak bola Indonesia gagal mengemban tugas bangsa yang diamanatkan KONI Pusat untuk meraih medali emas di SEA Games ini. Saya minta maaf kepada seluruh pencinta sepak bola Tanah Air," ujar Nirwan Bakrie, manajer timnas Indonesia saat itu. (Kompas, Kamis 14 Desember 1995).

1997, Jakarta, Indonesia
Indonesia kembali mendapat kehormatan menjadi tuan rumah di ajang SEA Games kali ini. Cabang sepak bola pun mulai berbenah agar bisa membayar kegagalan dari dua turnamen sebelumnya, meski sejumlah masalah pelik masih menghinggapi perjalanan roda kompetisi nasional.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Indonesia bermain baik sepanjang babak penyisihan grup A karena tidak terkalahkan dari empat laga yang dilakoni. Laos dihajar 5-2, Malaysia disikat empat gol tanpa balas, Filipina ditaklukkan 0-2. Hanya Vietnam yang mampu menahan Kurniawan Dwi Yulianto dan kawan-kawan 2-2.
Keperkasaan berlanjut di semifinal. Menghadapi Singapura, Indonesia berhasil menang 2-1 lewat torehan Bima Sakti dan Fachry Husaini. Namun, awan gelap kembali muncul di partai puncak karena secara tragis Indonesia kembali dihentikan langkahnya oleh Thailand lewat babak adu penalti.
"Inilah permainan sepak bola. Pemain saya sudah terlalu banyak menanggung beban, bahkan jauh sebelum SEA Games dimulai. Kalaupun mereka tak sanggup menahan beban dalam adu tendangan penalti, itu semua hanya faktor ketidakberuntungan belaka," ujar pelatih timnas kala itu, Henk Wullems. (Kompas, Minggu 19 Oktober 1995).
1999, Bandar Seri Begawan, Brunei
SEA Games XX di Brunei menjadi debut Bambang Pamungkas. Bambang yang ketika itu bermain untuk Persija Jakarta dan masih berumur 19 tahun menjadi ujung tombak timnas Indonesia bersama Kurniawan Dwi Julianto, Widodo C Putra, dan Rochi Puttiray.

Di babak penyisihan grup, Bambang menjawab kepercayaan pelatih Nandar Iskandar dengan menyumbang dua gol saat Indonesia menaklukkan Malaysia 6-0 di Stadion Berakas Track and Field Complex, 2 Agustus.

Indonesia kembali tampil perkasa saat penyisihan dan melaju ke semifinal dengan status sebagai juara grup A yang diisi Singapura, Malaysia, Brunei, dan Kamboja. Akan tetapi, lagi-lagi langkah Indonesia terhenti setelah ditaklukkan Vietnam 0-1. Indonesia pun harus puas hanya mampu membawa pulang medali perunggu setelah mengalahkan Singapura 4-2 lewat babak adu penalti.

2001, Kuala Lumpur, Malaysia
Menjelang tampil di SEA Games 2001, Indonesia sudah kembali dihadapkan kalimat kegagalan ketika berlaga di kualifikasi Piala Dunia 2002 Grup 9 Zona Asia. Namun, Indonesia yang dikawal oleh Bambang Pamungkas beserta Elie Aiboy dan kawan-kawan mampu tampil baik di babak penyisihan grup.

Di laga pertama, Indonesia mampu mengalahkan Vietnam berkat gol semata wayang Maman. Setelah itu, giliran Brunei yang dicukur 9-0 di mana Bepe dan Elie Aiboy mengemas hattrick pada pertandingan tersebut. Hanya tuan rumah, Malaysia, yang mampu mengalahkan Indonesia 2-1.

Di semifinal, Indonesia bertatap muka dengan seteru lama, Thailand. Indonesia sempat unggul 1-0 lewat sundulan Bepe saat pertandingan baru berjalan kurang dari 120 detik. Akan tetapi, harapan pencinta sepak bola Tanah Air untuk melihat timnas berprestasi kembali sirna setelah Thailand mampu membalas lewat gol Anucha Kitpongsri pada menit ke-39 dan Teeratep Winothai pada menit ke-105 pada perpanjangan waktu.

Di perebutan tempat ketiga pun pasukan Benny Dollo ini malah tampil semakin buruk dan kalah 0-1 langsung dari Myanmar. Pemain Myanmar Yan Paing menggagalkan impian timnas merebut perunggu langsung pada menit ke-44.

2003, Hanoi, Vietnam
Di turnamen ini, Indonesia semakin mengalami penyurutan pretasi. Tantangan meraih emas SEA Games pun semakin terasa berat setelah Bambang Pamungkas dan kawan-kawan juga menelan kegagalan di ajang Piala Tiger setelah dikalahkan Thailand 2-1 di partai final.

Meski di laga pertama Grup A mampu menang 1-0 atas Laos berkat gol Bepe, posisi Indonesia berada di ujung tanduk karena di pertandingan kedua mereka takluk 0-1 dari tuan rumah Vietnam. Mau tidak mau, Indonesia pun harus menjalani partai hidup mati melawan Thailand agar bisa lolos ke semifinal.

Namun, semangat Bepe dan kawan-kawan hancur lebur melihat keperkasaan Thailand bermain. Skuad asuhan Sergei Dubrovin itu pun harus rela dibobol enam kali tanpa mampu memberikan perlawan berarti. Indonesia pun pulang lebih cepat dan kembali menelan kegagalan pada ajang kali ini di awal kepemimpinan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.

2005, Bacolod, Filipina
Tidak ada yang berubah dengan penampilan timnas Indonesia pada ajang SEA Games 2005. Pada tahun ini, untuk kali pertama, Indonesia menurunkan skuad U-23. Meski mampu lolos dari putaran grup B yang dihuni Vietnam, Singapura, Laos, dan Myanmar, Garuda Muda kembali melepas emas setelah dikalahkan Thailand 3-1 di partai semifinal.

Meski gagal mempersembahkan medali emas, pelatih timnas Indonesia kala itu, Peter Withe, menyatakan, bermain di babak semifinal melawan Thailand adalah hasil terbaik yang bisa diraih timnas Indonesia dengan persiapan yang pendek serta didukung buruknya kompetisi sepak bola di Tanah Air.

"Bisa dilihat dalam pertandingan tadi bagaimana pemain-pemain Thailand yang memiliki banyak pengalaman di klub bermain. Sementara sebagian besar pemain Indonesia tak begitu banyak yang diberi kesempatan bermain di klub," kata Withe. (Kompas, Sabtu 30 Desember 2005)

2007, Nakhon Ratchasima, Thailand
Ivan Venko Kolev, pelatih asal Bulgaria, yang pernah membesut Indonesia pada 2002-2004, kembali dipercaya untuk memimpin skuad Garuda di ajang SEA Games 2007, menggantikan Peter Withe. Namun, jutaan impian pencinta sepak bola Tanah Air meraih emas kembali terkubur karena Indonesia kembali tersingkir di babak penyisihan grup A.

Jumat 7 Desember, tanggal pertandingan antara Thailand dan tim Merah Putih digelar, menjadi puncak kelabu persepakbolaan Indonesia. Ditambah berbagai kekisruhan di tubuh PSSI, tahun 2007 menjadi periode paling gelap bagi olahraga terpopuler di negara berpenduduk lebih dari 200 juta jiwa ini.

Gol dari Teeratep Winothai dan Anon Sangsonai yang hanya dibalas Jajang Mulyana memastikan kegagalan tim Merah Putih ke semifinal SEA Games 2007 karena kalah selisih gol dari Myanmar, yang pada pertandingan sebelumnya menaklukkan Kamboja 6-2.

2009, Vientiane, Laos
Penampilan timnas U-23 yang akan menjadi wakil Indonesia di ajang SEA Games ini sudah menunjukkan kekhawatiran dari berbagai laga uji coba yang digelar sepanjang 2009. Maklum, tim besutan trio pelatih asal Uruguay, Alberto Bica, Gabriel Gabriel Jorge Anom, dan Francisco Morales, ini berturut-turut ditaklukkan tim senior Iran 0-5, timnas U-23 Iran 1-2, Malaysia 0-1, Singapura 0-2, dan dan Malaysia 1-3.

Di ajang kali ini, skuad timnas U-23 memang mendapat suntikan kekuatan ketika bomber Persipura Jayapura, Boaz Solossa, yang sudah malang melintang di timnas senior, diikutsertakan. Namun, nasib baik belum berpihak kepada skuad Garuda Muda. Bahkan, ini adalah kali pertama dalam sejarah Indonesia gagal di putaran grup dengan status sebagai juru kunci grup B.

Indonesia tidak pernah meraih kemenangan sama sekali di putaran grup. Setelah bermain imbang 2-2 melawan Singapura di laga pertama, konsisi sepak bola Indonesia berada di titik nadir kehancuran setelah diempaskan Laos 0-2 dan dibekuk Myanmar 1-3.

2011, Jakarta, Indonesia
Kondisi sepak bola Tanah Air belum juga membaik. Bahkan, keadaan semakin tidak jelas arahnya setelah kisruh dalam tubuh organisasi PSSI semakin menjadi-jadi dengan adanya dualisme kompetisi. Belum lagi dengan kekalahan di final Piala AFF 2010 dari Malaysia yang begitu menyakitkan hati.
Namun, secercah harapan mengulang prestasi 1991 muncul ketika pemain-pemain muda seperti Titus Bonai, Patrich Wanggai, Andik Vermansah mengisi skuad timnas U-23. Di pertandingan pertama Grup A, mereka sukses menghajar Kamboja enam gol tanpa balas dan setelah itu giliran Singapura yang dihajar 2-0.
Di laga terakhir, Indonesia dinanti lawan berat, Thailand. Akan tetapi, penampilan gemilang Tibo, Patrich Wanggai, dan Ferdinand Sinaga, yang masing-masing mencetak gol ke gawang Thailand, sukses membuat pendukung Indonesia bersukacita di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Setelah menyingkirkan Vietnam 1-0 di semifinal, Indonesia kembali dieluk-elukkan untuk meraih prestasi yang sudah 20 tahun hilang sejak emas di Manila. Hal itu bisa dilihat dari antusiasme para ratusan ribu suporter Indonesia yang berdatangan di SUGBK untuk menyaksikan partai final melawan Malaysia.

Akan tetapi, nasib berkata lain. Setelah berjuang dengan totalitas selama 120 menit pertandingan, Indonesia dipaksa kalah dari Malaysia lewat adu penalti 3-4, setelah imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.
Indonesia gagal dalam adu penalti setelah tendangan Gunawan Dwi Cahyo membentur tiang dan eksekusi Ferdinand diblok kiper Khairul Fahmi. Penendang lainnya, Tibo, Egi Melgiansyah, dan Abdulrahman sukses menunaikan tugasnya.
Tendangan terakhir Malaysia yang menentukan kemenangan diambil Bakhtiar Baddrol. Bola eksekusinya sudah diblok oleh Kurnia Meiga, tetapi bola itu lolos dan masuk ke gawang Indonesia. Tamatlah perjuangan Garuda Muda. Pesta yang sudah disiapkan pun kembali berubah menjadi tangis duka karena prestasi di ajang Sea Games tak kunjung tiba.

Labels

Menu

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Label

Blogroll

Blogger news

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Social Icons

Popular Posts

Copyright © 2013 Artikel Anak muda Jaman Sekarang -unknown blue Theme- Powered by Blogger - editted by mE. - original by Djogzs