
Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu mengatakan, penyerang Lionel
Messi sedih karena Sandro
Rosell meletakkan jabatan sebagai presiden
Barcelona. Bartomeu sendiri mengaku telah berusaha mencegah Rosell
meninggalkan jabatan tersebut.
Rosell mengundurkan diri dari
jabatan presiden Barcelona pada Kamis (23/1/2014). Bartomeu kemudian
diangkat dari posisi wakil presiden menjadi presiden Barcelona.
"Bersama
yang lain, saya menghabiskan waktu untuk membujuknya bertahan, tetapi
itu mustahil. Kami yakin ia telah melakukan pekerjaan luar biasa selama
memimpin Barcelona. Sekarang, saya hanya bisa berjanji bekerja keras,
berusaha, dan menunjukkan dedikasi sehingga Barcelona terus tumbuh
setiap hari sebagai sebuah klub," ujar Bartomeu.
"Jika
saya bisa menilai tingkat kedekatan antara kami dan Messi, saya akan
memberi nilai sangat tinggi. Ia sedih soal kepergian Rosell. Ini
memengaruhinya karena ia telah mengenalnya selama 13 tahun. Di klub ini,
kami gembira dengan Messi. Ini adalah rumahnya dan kami hanya ingin
mendukungnya sehingga ia bisa terus menjadi pemain terbaik dunia,"
tuturnya.
Ketika mengundurkan diri, Rosell mengisyaratkan bahwa
keputusannya mundur dari jabatan presiden Barcelona tak lepas dari
transfer penyerang Neymar dari Santos ke Barcelona pada Juli 2013.
Transfer
Neymar dinilai sejumlah kalangan tidak transparan karena Barcelona
menyatakan membeli Neymar dengan harga 57 juta euro, sementara ada
dokumen yang menunjukkan bahwa Barcelona mengeluarkan 90 juta euro untuk
merekrut Neymar.
Barcelona kemudian menjelaskan melalui situs resminya bahwa Neymar dibeli dengan harga 57 juta euro, tetapi ada biaya lain yang membuat nilai transfernya mencapai 115,8 juta euro.
Biaya-biaya
lain tersebut adalah bonus sebesar dua juta euro yang akan diberikan
kepada Neymar jika ia masuk tiga besar dalam pemilihan FIFA Ballon d'Or
dan gaji sebesar 56,7 juta euro.
