Asisten pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengakui jika
kompatriotnya dari Perancis, Franck Ribery, pantas meraih penghargaan
individu Ballon d'Or 2013. Akan tetapi, Ribery pun harus berbesar hari
karena kalah bersaing dengan bintang Real Madrid,
Cristiano Ronaldo.
Bintang
Bayern Muenchen ini harus puas menempati peringkat ketiga pada
pemilihan untuk meraih penghargaan FIFA yang dilakukan pada 13 Januari
lalu. Dia berada di bawah Ronaldo yang menjadi pemenang serta striker
Barcelona, Lionel Messi, di peringkat kedua.
Menurut Zidane,
Ribery hanya kurang beruntung walaupun performanya sepanjang tahun 2013
sangat memukau. Apalagi, Ronaldo pun memperlihatkan penampilan yang luar
biasa.
"Kita tidak bisa berteriak bahwa ini merupakan sebuah skandal," ujar mantan pemain timnas Perancis ini kepada Canal +. "Tetapi Franck, atas apa yang dilakukan musim lalu, tentu saja pantas meraih sesuatu."
"Perbedaannya adalah bahwa Cristiano mencetak 69 gol."
"Hari
ini ada tiga kriteria untuk memenangi sebuah penghargaan - apa yang
pemain lakukan untuk klubnya, citranya dan apa yang dia lakukan secara
individu."
"Kami harus mengklarifikasi ini, karena, bagiku,
penghargaan tersebut hanya atas apa yang dilakkuan pemain di lapangan.
Franck hebat, tetapi mencetak 69 gol juga luar biasa."
Sebelumnya,
Ribery mengatakan bahwa Ronaldo tidak pantas mendapatkan penghargaan
tersebut. Dia pun beranggapan bahwa keputusan pemilihan penghargaan tersebut sangat politis.
Dasar
penuturan Ribery adalah karena musim lalu dia mempersembahkan tiga
gelar bergengsi bagi Bayern, sedangkan Ronaldo tak memperoleh apapun
bersama Los Blancos.
